198950
Bawa Misi Sekolah Tanpa Perundungan, MTs N 8 Ciamis Perkuat Program Anti-Bullying Melalui Gerakan Literasi Digital

CIAMIS — Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan, MTs N 8 Ciamis meluncurkan dan menggalakkan Program Anti-Bullying berbasis penguatan Literasi Digital. Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata madrasah dalam mendukung pembentukan karakter siswa yang cerdas, berakhlakul karimah, dan bijak dalam bermedia sosial.
​Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, ancaman perundungan tidak lagi hanya terjadi secara fisik di area sekolah, melainkan juga merambah ke dunia maya melalui aksi cyberbullying. Menanggapi fenomena tersebut, MTs N 8 Ciamis mengintegrasikan nilai-nilai anti-perundungan ke dalam kegiatan literasi sekolah. 
​Kampanye Kreatif: “Sekolah Bahagia Tanpa Bullying”
​Melalui pendampingan dari para pendidik dan Tim Literasi Sekolah, para siswa diajak untuk mengekspresikan pemahaman mereka mengenai bahaya perundungan melalui berbagai karya visual dan karya tulis. Salah satu gerakan nyata yang dilakukan adalah pembuatan poster poster kampanye digital dengan slogan utama “Sekolah Bahagia Tanpa Bullying” dan “Stop Cyberbullying”. 
​Melalui poster dan pesan edukatif yang disusun, para siswa diajak untuk mempraktikkan empat pilar kebaikan di lingkungan sekolah dan dunia maya: 
​Berani Berkata Tidak pada Perundungan: Mendorong siswa untuk menolak segala bentuk kekerasan verbal maupun non-verbal. 
​Berteman Tanpa Menyakiti: Menumbuhkan rasa empati dan saling merangkul tanpa membeda-bedakan. 
​Dukung Teman, Jangan Diam Saja: Menjadi penolong (upstander) yang aktif melaporkan atau membantu korban perundungan. 
​Gunakan Kata-Kata yang Baik: Membiasakan tutur kata yang positif, baik di dalam kelas maupun di kolom komentar media sosial.

Mewujudkan Visi Madrasah yang Berakhlakul Karimah
​Program Anti-Bullying ini selaras dengan Visi MTs N 8 Ciamis, yaitu “Menciptakan peserta didik yang Islami, berprestasi dalam berkarya, dan berakhlakul karimah dalam hidup bermasyarakat”. 
​Kepala MTs N 8 Ciamis menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang dipenuhi dengan kehangatan dan rasa saling menghargai. Dengan berkurangnya rasa takut akan perundungan, para siswa diharapkan dapat lebih fokus mengukir prestasi serta mengembangkan kreativitas secara optimal.
​Menjadikan Internet Sebagai Ruang Ramah
​Melalui program literasi digital ini, MTs N 8 Ciamis berharap seluruh warga madrasah—khususnya para siswa—dapat terus mengasah kemampuan berpikir kritis dan berempati saat menggunakan perangkat teknologi. 
​“Layar ponsel boleh kecil, tetapi dampak dari ketikan jari kita sangat besar bagi orang lain. Mari bersama-sama kita wujudkan sekolah yang penuh senyum, ramah anak, dan bebas dari rasa takut!”
 
​Penulis/Penyusun: Tim Literasi MTs N 8 Ciamis 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait